10 Alasan Umum Permohonan Visa Bisa Ditolak

10 Alasan Umum Permohonan Visa Bisa Ditolak

48
0
SHARE
loading...
Rate this post

SELEBUZZ.CO.ID – Proses aplikasi visa seringkali membuat banyak orang was-was. Apalagi jika Anda mengajukan visa yang tergolong lebih sulit, seperti visa Amerika Serikat, visa Inggris, ataupun visa Schengen. Tidak sedikit orang yang gagal liburan karena aplikasi visanya ditolak oleh kedutaan. Satu dari 10 alasan ini bisa jadi penyebabnya.

1. Kurangnya alasan kuat untuk bepergian ke destinasi yang diiinginkan dan kembali pulang ke tanah air

Alasan ini merupakan salah satu yang paling sering ditemui dari kasus-kasus penolakan visa. Hal ini bisa terjadi jika Anda gagal memberikan surat keterangan kerja yang terpercaya dan dapat membuktikan bahwa Anda akan kembali ke Indonesia setelah liburan; bukannya mencari pekerjaan di negara yang akan Anda kunjungi. Oleh karena itu, apabila Anda ingin memperbesar kemungkinan pengajuan visa Anda diterima, usahakan agar Anda sudah bekerja minimal satu tahun di perusahaan tersebut sebelum mengajukan visa ke destinasi-destinasi yang cenderung lebih sulit, seperti Eropa, atau minimal dua tahun sebelum membuat visa Amerika Serikat.

2. Dukungan finansial yang kurang memadai

Jika dana Anda tidak memenuhi syarat yang diberikan, terdapat mutasi rekening yang mencurigakan (aliran dana besar secara tiba-tiba dalam sebulan atau beberapa hari sebelum tanggal cetak rekening), ataupun menggunakan print-out yang lebih lama dari satu bulan terakhir, maka pengajuan visa Anda kemungkinan besar akan ditolak. Pihak pemberi visa perlu memastikan bahwa Anda memiliki keuangan yang cukup untuk mendanai perjalanan di negara yang ingin Anda kunjungi tersebut.

3. Gagal menunjukkan itinerary perjalanan

Poin ini adalah salah satu yang terpenting, terutama untuk pengajuan visa di negara-negara Schengen. Mengapa? Karena itinerary Anda menentukan di mana Anda seharusnya melakukan pengajuan visa; di negara pertama Anda mendarat atau di negara yang akan Anda tinggali terlama. Jika Anda tidak dapat menunjukkan itinerary perjalanan yang lengkap, maka kemungkinan besar visa Schengen Anda akan ditolak.

Tuliskan detail rencana perjalanan Anda, seperti misalnya: akan berada di kota mana Anda setiap harinya, di mana Anda akan menginap, dan transportasi apa yang akan Anda gunakan jika berpindah dari satu kota ke kota lainnya. Jika ingin, Anda bisa menuliskan juga objek wisata atau kegiatan apa saja yang akan Anda lakukan per harinya. Namun, hal ini bukan merupakan hal yang wajib.

4. Gagal menunjukkan bukti pemesanan hotel

Beberapa kedutaan – terutama negara-negara Eropa – juga mewajibkan pelamar untuk memberikan bukti pemesanan hotel sebagai salah satu syarat dari pengajuan visa. Pastikan hotel untuk seluruh hari perjalanan Anda sudah dipesan dan tidak ada satu hari pun yang tidak ada bukti pemesanan penginapannya.

Jika Anda menyewa apartemen, mintalah pada host Anda untuk menyediakan bukti pemesanan yang formal agar Anda bisa mempergunakannya untuk pengajuan visa. Sementara jika Anda menginap di rumah teman atau saudara, maka teman atau saudara Anda wajib mengirimkan surat sponsor yang menyatakan bahwa mereka akan menampung Anda selama periode perjalanan Anda.

5. Surat referensi yang kurang meyakinkan

Beberapa kedutaan juga akan meminta surat referensi, baik dari perusahaan ataupun bank. Pastikan surat referensi Anda memiliki kop surat dengan alamat dan kontak yang jelas dari instansi yang mengeluarkannya, serta cap perusahaan dan tanda tangan dari pihak yang berwenang.

6. Ketiadaan asuransi perjalanan atau asuransi perjalanan yang tidak valid

Ini merupakan salah satu dokumen penting yang dibutuhkan dalam proses pengajuan visa, terutama visa Eropa. Jika Anda gagal menunjukkan asuransi perjalanan Anda atau asuransi perjalanan tersebut dinyatakan tidak valid setelah dilakukan pengecekan, maka kemungkinan besar pengajuan visa Anda akan ditolak. Perhatikan juga besaran biaya yang ditanggung oleh pihak asuransi, karena beberapa kedutaan memberikan biaya minimum yang harus ditanggung oleh pihak asuransi untuk kasus-kasus tertentu.

7. Paspor yang tidak berlaku atau rusak

Bukan hanya paspor yang tidak berlaku atau rusak saja yang akan membuat proses pengajuan visa Anda ditolak. Jika masa berlaku paspor Anda juga sudah kurang dari enam bulan, maka kemungkinan besar pengajuan visa Anda akan ditolak. Oleh karena itu, selalu perhatikan masa berlaku paspor Anda dan lakukan perpanjangan sebelum periode enam bulan mendekat.

8. Pernah menjadi imigran gelap atau melanggar batas waktu tinggal yang diberikan sebelumnya

Jika Anda pernah mendapatkan visa ke negara tertentu lantas tinggal di negara itu melebihi batas waktu yang diizinkan, ataupun menggunakan visa yang diberikan untuk tujuan yang salah (misal: visa wisata, tapi digunakan untuk bekerja), maka kemungkinan besar pengajuan visa Anda selanjutnya akan ditolak. Perbuatan Anda ini sudah tercatat dalam sistem.

9. Dokumen palsu

Beberapa wisatawan melakukan cara-cara yang tidak jujur agar proses pengajuan visanya diterima. Namun, perlu Anda ketahui bahwa kedutaan selalu melakukan pengecekan dengan ketat untuk setiap pelamar. Jika Anda diketahui memalsukan dokumen Anda, baik itu surat keterangan kerja, surat referensi bank, bukti keuangan, pemesanan hotel, apalagi identitas palsu, maka visa Anda sudah pasti akan ditolak.

10. Perbuatan kriminal

Jika Anda pernah atau sedang terlibat dalam perbuatan kriminal, dan dianggap membahayakan masyarakat ataupun negara, maka visa Anda sudah pasti akan ditolak.

Tinggal melebihi batas izin tinggal yang diberikan tidak diperbolehkan

Itulah 10 alasan umum permohonan visa ke suatu negara bisa ditolak. Oleh karenanya, pastikan Anda selalu melengkapi dokumen yang diminta dan tidak melakukan pelanggaran terhadap izin yang diberikan.

Setelah membaca ini, Anda pasti lebih percaya diri dalam mengajukan visa, kan? Berarti sekarang, Anda sudah bisa mulai merencanakan liburan Anda berikutnya.

(end)

Facebook Comments

LEAVE A REPLY