26 C
Jakarta
Friday, December 14, 2018
7 Top Surga Diving Indonesia

7 Top Surga Diving Indonesia

64
0
SHARE
loading...
Rate this post

SELEBUZZ.CO.ID

1. Raja Ampat – West Papua

Dijuluki “Amazon of the sea”, Kepulauan Raja Ampat adalah manifestasi mimpi basah para penyelam. Menurut WWF, survei ilmiah komprehensif pertama yang digelar di sini berhasil menemukan hampir 1.000 spesies ikan tropis—sebagian besar tidak dikenal sebelumnya! Raja Ampat mengoleksi lebih dari 1.500 pulau dengan empat di antaranya berukuran besar (Misool, Salawati, Batanta, dan Waigeo). Dengan lanskap seperti itu, liveaboard adalah cara terbaik untuk menjelajahinya. “Untuk land based diving, Misool yang terbaik,” ujar Cahyo Alkantana. Dibandingkan surga diving lain, Raja Ampat tergolong destinasi yang mahal. Tapi, menurut Riyanni Djangkaru, harga tersebut
pantas jika kita mempertimbangkan sensasi yang ditawarkannya. “Tak ada berlian yang murah,” jelasnya.

2. Komodo National Park – East Nusa Tenggara

Taman nasional ini terpilih sebagai anggota New 7 Wonders of Nature. Tapi keajaiban alamnya bukan cuma terdapat di darat dalam wujud kadal raksasa, tapi juga di laut. “Taman nasional ini bagaikan toko serbaada,” tutur Anton Hendrawan. “Semuanya ada, mulai dari hewan kecil seperti crinoid shrimp hingga ikan besar semacam manta.”

Kelebihan lain dari tempat ini, hewan-hewan lautnya mudah didekati. “Saya pernah ditampar penyu di sana,” kenang Riyanni Djangkaru.

 

3. Weh Island – Aceh

Sembilan bulan sebelum tsunami menghantam Aceh, sebuah peristiwa menggemparkan terjadi di Pulau Weh di utara provinsi: seekor megamouth shark terdampar di pesisir pulau—penemuan ke-21 di dunia. Ikan ini memang tidak pernah kembali pasca-tsunami, tapi Weh tetap memikat berkat koleksi biotanya yang impresif. “Ada banyak hard coral, karakternya macho, sangat laki-laki,” kata Delien Yusuf Sulaiman. Bagi Anda yang mencari sensasi berbeda, Fransiska Anggraini merekomendasikan paket Sunrise Dive dari Lumba-Lumba Diving Centre.

4. Bali

Pulau Dewata adalah tempat ideal untuk menikmati pantai, kehidupan malam, dan hotel-hotel terbaik di Indonesia. Tapi bagai para diver, ia adalah destinasi utama untuk menyaksikan mola-mola. “Agustus adalah puncak keluarnya mola-mola,” jelas Erwin Kodiat. Magnet Bali lainnya adalah nudibranch. Menurut situs Nudi Pixel yang didirikan Erwin, Bali memiliki jumlah spesies nudibranch terbanyak di dunia. “Dalam bukunya, Helmut Debelius menjuluki Bali the world capital of sea snails.”

5. Lembeh Strait & Bunaken Marine Park – North Sulawesi

Daya tarik utama Bunaken adalah dinding curam yang menjadi rumah bagi ratusan spesies laut. Kelebihan lainnya adalah aksesnya yang mudah: cukup naik perahu selama 30
menit dari pesisir Manado. Sementara Lembeh merupakan favorit bagi fans muck diving. “Banyaknya sampah di dasar laut memang menimbulkan pemandangan yang tak sedap,
tapi sampah-sampah tersebut justru digunakan oleh makhluk-makhluk aneh sebagai tempat tinggal,” ujar Anton Hendrawan.

6. Cenderawasih Bay National Park – Papua & West Papua

Taman Nasional ini terkenal berkat koleksi karangnya. Tapi, dalam satu terakhir, ia memiliki magnet baru: whale shark, ikan terbesar di dunia. Bentangan tubuhnya bisa melebihi 12 meter atau setara panjang sebuah bus.

Di banyak negara di kawasan ekuator, ikan ini umumnya bisa ditemui di musim-musim tertentu. Tapi di Teluk Cenderawasih, setidaknya sejak 2011, ia berkeliaran setiap hari. “Tidak tergantung bulan. Minimum lima ekor whale shark bisa dilihat,” jelas Cahyo Alkantana. “Terakhir ke sana, saya melihat 20 whale shark dengan panjang 12 hingga 15 meter.”

7. Alor – East Nusa Tenggara

Banyak diver mengklaim Alor sebagai destinasi diving terbaik di Indonesia. Sayangnya, hingga kini hanya ada empat operator yang rutin melayani tur penyelaman di sana. Namun, dari perspektif berbeda, kondisi tersebut bisa jadi keuntungan: Anda punya ruang seluas-luasnya untuk melakukan eksplorasi. “Diversitas sempurna, kuantitas melimpah,” kata Riyanni Djangkaru. “Di Raja Ampat, saya harus berjuang untuk menemukan mandarin fish, tapi di Alor, hampir di tiap tempat ada.” Alor mengoleksi sekitar 50 titik selam yang sebagian besar hanya cocok bagi diver berpengalaman, sebab arus kencang bisa datang tiba-tiba.

>

(end)

Facebook Comments

LEAVE A REPLY