Interview drummer wanita, Alsa

Interview drummer wanita, Alsa

122
0
SHARE
loading...
Rate this post

SELEBUZZ.CO.ID – Jeane Phialsa atau biasa dipanggil Alsa baru saja merilis album solonya. Drummer perempuan ini merilis album berjudul The Moment With You. Mewawancarai anggota dari Starlite , Fusion Stuff ini untuk menggali lebih dalam tentang apa yang dikerjakannya. Berikut ini petikannya:

Boleh Alsa memperkenalkan diri terlebih dahulu, mungkin banyak pembaca yang belum familiar?
Jeane Phialsa/Alsa: Saya Jeane Phialsa atau biasa dipanggil Alsa. Lahir tanggal 4 Juni 1993. Umurku skrg 22 tahun. Mulai belajar drum dari umur 8 tahun di Salah satu sekolah musik dengan guru pertama saya bernama mas Endro.
Sekarang saya aktif menjadi session player seperti pernah bekerjasama dengan Erwin Gutawa orchestra, Aminoto Kosin, Tohpati Bigband, Rieka Roslan, Fusion Stuff, Starlite dan masih banyak lagi.

Apa yang melatar belakangi dirilisnya album solomu ini?
Alsa: Selama karir bermusik, saya selalu di direct oleh music director dalam sebuah band, mengikuti partitur yang sudah ada dan kesulitan untuk berekspresi. Begitu juga dalam sebuah project bersama seperti Fusion Stuff dan Starlite. Untuk itu saya ingin mewujudkan visualisasi dan imaginasi saya yang sudah lama ada di otak saya dalam sebuah album.
Memperlihatkan sisi lain saya dari seorang drummer.

Kenapa memilih judul The Moment With You
Alsa: Seluruh isi dalam album pertama saya itu adalah bentuk visualisasi yang saya wujudkan dalam bentuk musik ketika bersama org2 yang selalu mensupport saya. Orang tua, sahabat, orang-orang yang selalu melihat berkembangan saya dan orang-orang special lainnya. Maka dari itu di namakan The Moment With “You”

Apa peran Alvin Lubis di album ini ?
Alsa: Alvin Lubis seorang producer partner saya dan mentor bermusik saya sekaligus. Beliau banyak memberikan referensi tentang harmonisasi.

Apa yang dibayangkan seorang Alsa saat menggarap album The Moment With You
Alsa: Yang dibayangkan saya ketika menggarap album ini bermacam-macam seperti moment bahagia, sedih, menyeramkan dan tentunya masih dalam balutan romantis (karena saya tetap seorang perempuan yang mempunyai sisi romantis hehe), mungkin kedengarannya bukan seperti album drummer karena memang anehnya saya itu selalu jujur dalam bermusik dan tidak muluk2 mempetunjukan kebolehan apalagi hal itu tidak perlu dalam sebuah komposisi. yang ada di dalam benak saya ketika membuat komposisi dan memainkannya adalah musik yang enak di dengar. Itu saja.

Apa rencana kedepan?
Alsa: Rencana ke depan pasti-nya terus berkarya menciptakan hal-hal yang baru lagi.

Apa arti jazz bagi seorang alsa?
Alsa: Jazz itu buat saya adalah sebuah kebebasan dalam mengekspresikan diri.

Bagaimana alsa melihat dunia musik tanah air khususnya jazz?
Alsa: Skrg dunia musik Indonesia khususnya jazz sudah sangat maju, skrg banyak sekali musisi muda yang semangat untuk berkarya diiringi banyak-nya jazz festival yang menjamur di seluruh Indonesia

Ada plan tour promo?
Alsa: Untuk tour promo Alsa sedang mengusahakan untuk banyak bermain di komunitas jazz dan jazz2 festival karena hanya di situlah pasar musik Jazz.

(end)

Facebook Comments

LEAVE A REPLY