Jelajah Warisan Dunia

Jelajah Warisan Dunia

27
0
SHARE
loading...
5 (100%) 1 vote

Rute 1

Dari Wattenmeer ke Stralsund

Kita mulai perjalanan di sebuah dunia yang ekstrem yakni Wattenmeer. Kawasan pantai seluas 10.000 km persegi membentang dan menghubungkan daratan utama Jerman, gugusan pulau termasuk Halligen dan pesisir Laut Utara. Setiap hari, setiap jam, pemandangannya berubah. Dua kali sehari permukaan air laut pasang naik setinggi dua hingga 3,5 meter. Ketika itulah kapal-kapal hilir mudik dari pantai ke pulau-pulau dan sebaliknya. Ini penting untuk jadwal perjalanan kapal laut. Ketika surut, mulailah petualangan di daerah Watt. Artinya, menyusuri pantai lumpur dengan kereta kuda atau kaki telanjang. Tapi disarankan ditemani pemandu ahli!

Singgahan berikutnya adalah Bremen, kota pertama dari lima kota Hansa dalam rute kita. Kota Hansa adalah kota-kota yang tergabung dalam aliansi ekonomi kota dagang pada abad pertengahan. Bremen, berpenduduk setengah juta orang, adalah kota terbesar ke-10 di Jerman. Balai Kota Bremen dan Patung Roland sejak 2004 menjadi situs Warisan Dunia UNESCO. Keduanya melambangkan perjuangan kemerdekaan warga kota. Wajah balai kota yang selalu berubah mencerminkan meningkatnya rasa percaya diri warga kota Bremen selama ratusan tahun. Dari arsitektur balai kota pengunjung bisa mengetahui semua tahap perkembangan masyarakat Bremen mulai abad ke-15. Itulah yang membuat Balai Kota Bremen jadi unik di Eropa!

Alihkan pandangan ke sudut kota. Di dekat gerbang barat Balai Kota, Anda akan menemukan figur kota Bremen yang terkenal, yakni Musisi Kota Bremen. Tiga tokoh dongeng Grimm Bersaudara diabadikan ke dalam bentuk patung perunggu. Siapa yang berhasil menyentuh kedua kuku depan keledai, konon akan mendapat keberuntungan!

Tahun 2015 Speicherstadt (Kota Gudang) dan perkantoran dengan Chilehaus di Hamburg dinyatakan sebagai situs Warisan Budaya Dunia. Kompleks Speicherstadt yang dibangun dengan bata merah dan dengan arsitektur Gotik ini dibangun antara tahun 1885 dan 1927. Kompleks ini juga merupakan kompleks gudang dengan pondasi tanam terbesar di dunia. Di sini disimpan kopi, teh, rempah-rempah dan juga karpet oriental. Kini semakin banyak perusahaan jasa yang berkantor di kompleks ini. Kompleks memiliki banyak kanal, yang pada malam hari diterangi oleh sekitar 1100 lampu, yang dapat dilalui kapal wisata.

Di kompleks perkantoran yang berbatasan dengan kompleks gudang, para pedagang membangun kantor mereka. Chilehaus, gedung bertingkat 10 bergaya ekspresionisme, merupakan yang paling menonjol dengan puncaknya yang menyerupai haluan kapal.

Setelah dari Laut Utara kita mengarah ke pesisir Laut Baltik, ke kota Lübeck. Ibukota Liga Hansa itu juga dijuluki “Ratu Hansa”. Seluruh kota tua Lübeck tahun 1987 menjadi yang pertama di Eropa Utara yang dinobatkan sebagai Warisan Dunia UNESCO. Pusat kota bersejarah Lübeck terletak di sebuah pulau dan dikelilingi tujuh menara gereja. Hanya Lübeck yang memiliki siluet yang mencolok itu di antara kota-kota Hansa lainnya. Rumah-rumah dan gedung perkantoran, lorong-lorong sempit dan taman kecil dijaga oleh Gerbang Holsten. Gerbang kota setebal satu meter bukan hanya ciri khas kota Lübeck melainkan juga seluruh Jerman.

Kota Lübeck juga bangga terhadap tiga warganya peraih Hadiah Nobel, yakni Thomas Mann, Willy Brandt, dan Günter Grass. Kota itu menghormatinya dengan mendirikan museum untuk setiap peraih Nobel. Jangan lupa, cicipi marzipan. Manisan ini merupakan ciri khas Lübeck.

Kota Hansa Wismar, tidak jauh dari Lübeck, terkenal dengan arsitektur bata merahnya. Gaya bangunan yang terutama diterapkan di Jerman Utara. Bangunan gereja dan juga gedung-gedung lainnya di Wismar dibangun dengan gaya khas bata merah ini.

Status Warisan Dunia diterima Wismar pada tahun 2002 bersamaan dengan Stralsund, meski jarak 150 km memisahkan kedua kota itu. Stralsund dan Wismar merupakan contoh bagaimana kenampakan kota Hansa selama masa kejayaan Liga Hansa pada abad ke-14. Rancang bangun pusat-pusat bersejarah abad pertengahan di kedua kota itu hampir tidak berubah. Wismar bahkan satu-satunya kota Hansa di selatan Laut Baltik yang masih bisa ditemukan sebagaimana aslinya ratusan tahun lalu.

Rute 2

Dari Angermünde ke Eisleben

Rute kedua membawa kita pada perubahan besar yang dari Jerman mengguncang seluruh dunia. Kita menemui bintang arsitektur “Neues Bauen” dan tokoh terkemuka agama Kristen Protestan di Jerman, Sang Reformator Martin Luther.

Perjalanan dimulai dengan mengunjungi Warisan Dunia dekat Angermünde, kota kecil satu jam perjalanan dari Berlin. Di sana terdapat hutan Grumsin. Tur wisata dimulai dari Blumberger Mühle didampingi polisi hutan. Jalannya naik turun dan berliku-liku, yang terbentuk pada zaman es terakhir. Sejak 2011 hutan Grumsin digelari sebagai Warisan Dunia “Hutan Tua Pohon Beech Jerman”. Sama halnya dengan empat hutan beech yang lain, yaitu Taman Nasional Jasmund, hutan beech Serrahner, Taman Nasional Kellerwald-Edersee dan Taman Nasional Hainich.

Perjalanan berlanjut ke Berlin. Kita mulai wisata ibukota dengan mengunjungi enam pemukiman modernisme Berlin, yang dinobatkan sebagai Warisan Dunia pada tahun 2008. Hendaknya dipersiapkan banyak waktu untuk wisata ini karena situsnya terletak di tujuh distrik yang berbeda di Berlin. Bangunan pemukiman sosial ini jadi percontohan internasional dan banyak dibicarakan. Kota taman Falkenberg, pemukiman Schillerpark, kota hunian Carl Legien, pemukiman Britz, kota Putih, dan puncaknya – pemukiman Siemensstadt dibangun antara tahun 1913 dan 1934 dan dianggap sebagai tandingan desain pemukiman kumuh gaya tangsi dari zaman kekaisaran. Pemukiman itu satu-satunya di Eropa, yang mempersatukan arsitek bintang gaya “Neues Bauen” seperti Hans Scharoun, Hugo Häring, dan pendiri Bauhaus Walter Gropius. Kita akan bertemu karya Gropius sekali lagi di rute ini.

Arsitektur tandingannya adalah Pulau Museum Berlin yang menjadi Warisan Dunia UNESCO sejak 1999. Sejarahnya dimulai pada 1830 dengan rancangan “Altes Museum”, atau Museum Lama. oleh Karl Friedrich Schinkel yang bergaya klasik. Hingga kini hanya arsitek ternama yang ditugaskan dalam proyek perluasan dan renovasi Pulau Museum Berlin, yang merupakan pusat budaya Jerman paling mahal dan memamerkan karya seni dari kurun enam abad. Misalnya David Chipperfield, yang 2010 merancang renovasi “Neues Museum”, atau Museum Baru, dan sukses menggabungkan gaya tradisional serta modern. Kontroversial namun indah!

100 km arah barat daya Berlin adalah lokasi Reformasi Protestan yang menjadi tujuan kita berikutnya. Salah satu lokasi utamanya adalah gereja kota di Wittenberg, tempat Martin Luther berkhotbah semasa hidupnya. Situs-situs Luther tersebar di seluruh penjuru kota tua, seperti Museum di alam terbuka. Dimulai dari Rumah Luther, bekas biara Agustinian, tempat tinggal Luther mulai 1508 sebagai biarawan dan profesor, hingga ke Gereja Schlosskirche yang konon di pintunya Sang Reformator pada tahun 1517 menempelkan dalil terkenalnya. 95 dalil itu mengritik penyalahgunaan pengampunan dosa yang dilakukan gereja Katolik Roma. Kritik yang menimbulkan kehebohan. Dengen itu Luther memicu gerakan yang menghasilkan pembentukan gereja Kristen Protestan.

Singgahan berikutnya adalah Dessau. Pada tahun 1925 arsitek Walter Gropius mendirikan sekolah seni dan desain “Bauhaus”. Hingga kini Bauhaus terkenal sebagai sinonim modernisasi seni, desain, dan arsitektur tanpa kompromi. Dua ikon modernisme dan Warisan Dunia sejak 1996 itu adalah gedung sekolah dan dinding dalam rumah-rumah dosennya. “Warna-warni adalah warna kesukaan saya,” kata direktur Bauhaus Gropius. Di Dessau juga disarankan melihat pojokan yang lain dan berjalan beberapa meter ke arah Sungai Elbe. Di sana berdiri restoran “Kornhaus”, yang gedungnya juga dirancang oleh Gropius. Hingga kini restoran itu memperkaya kawasan konservasi Sungai Elbe.

Singgahan terakhir kita adalah Eisleben, yang mendapat gelar Warisan Dunia UNESCO sejak 1996 bersamaan dengan kota Wittenberg. Penghubung kedua kota itu adalah Martin Luther. Ia dilahirkan pada 1483 di Eisleben dan wafat di kota yang sama pada 1546. Walaupun tidak diketahui pasti di mana tepatnya Martin Luther menghembuskan napas terakhirnya. Yang sudah pasti, Luther memposisikan dalilnya sebagai titik berat gerejanya, dan reformasi dari Jerman menarik banyak pengikut dari seluruh dunia.

Rute 3

Dari Hildesheim ke Eisenach

Rute ketiga kita adalah kekayaan religi yang terpelihara berabad-abad, juga kekayaan bumi yang ditambang selama berabad-abad.

Kita mulai di Höxter, Westfalia di puri dan biara Corvey. Sejak 1.200 tahun Corvey merupakan pusat agama Kristen. Bagian tertua biara adalah Westwerk dari kekaisaran Karolingia. Raja- raja dan Kaisar Frankia dulu berdoa di sini. Westwerk dibangun Antara 873 hingga 885 dan merupakan bangunan tertua yang tidak hancur. Hingga abad ke 12 biara dikelilingi sebuah pemukiman, ini terbukti dari temuan arkeologi. Di bawah tanah, kota abad pertengahan ini nyaris utuh : Civitas Corvey. Sekarang biara dirombak menjadi puri, misa digelar di gereja biara bergaya barok. Bersama dengan Civitas Corvey dan Westwerk, Corvey sejak 2014 menjadi warisan budaya UNESCO.

Tujuan kita berikutnya adalah Pabrik Fagus di Alfeld. Arsitek perancang bangunannya adalah Walter Gropius. Bangunan itu didirikan pada tahun 1911 dengan gaya arsitektur industri modern pertama di dunia. Pabrik itu didesain dengan dinding seluruhnya dari kaca yang tembus sinar matahari, berkesan tanpa bobot dan elegan. Gropius ingin menciptakan standar kerja yang sehat, yang memperhitungkan poin-poin sosial. Gagasan Gropius itu disambut pengusaha Carl Benscheidt dengan memberi proyeknya. Hasilnya, jumlah kecelakaan kerja di pabriknya berkurang. Dua lelaki dan satu pabrik yang mendapatkan gelar Warisan Dunia UNESCO pada tahun 2011.

Perjalanan berlanjut ke Hildesheim di selatan Niedersachsen. Di kota universitas ini, dua bangunan arsitektur Romawi dinyatakan sebagai warisan budaya dunia pada tahun 1985: katedral dan basilika St. Michael beserta harta seni Yang berada di dalamnya. Basilika yang oleh warga Hildesheim disebut sebagai “Puri Surga” atau Himmelsburg, berupa bangunan bersekat-sekat dengan menara bulat dan persegi. Sejak 1022 berdiri di kota tua bersejarah. Di dalamnya terdapat lukisan fresco di langit-langit dari kayu yang menampilkan silsilah Kristus yang terbentang sepanjang 30 meter. Sementara katedral Hildesheim yang didirikan tahun 1061, menyimpan harta seni dari perunggu. Keunikan katedral juga terlihat pada tembok luarnya. Yakni, pohon mawar yang umurnya sudah mencapai 1000 tahun. Ini dianggap sebagai simbol kota Hildesheim dan ada banyak kisah legenda mengenainya. Coba saja Anda tanyakan pada warga Hildesheim!

Harta karun era pra revolusi industri bisa ditemukan di Goslar, satu jam lanjut ke arah timur. Kuda ksatria Ramm konon menanti tuannya di sini sambil kukunya mengais-ngais tanah hingga urat bijih besi tersingkap. Nyatanya memang benar lebih dari seribu tahun kota kekaisaran Goslar hidup terutama dari hasil pertambangan. Di Warisan Dunia Pertambangan Besi Rammelsberg orang masih bisa melihat timbunan sampah sisa penambangan dari abad ke-10. Bagaimana kekayaan alam bisa menyejahterakan kota itu terlihat dari bangunan kota tua Goslar yang megah, seperti gedung balai kota bergaya gotik atau gedung serikat pengusaha Kaiserworth. Pada tahun 2010 Sistem Pengairan Oberharz di Goslar juga dimasukkan ke dalam situs Warisan Dunia UNESCO, karena tanpa energi atau listrik tenaga air, pertambangan tidak akan berjalan. Sistem pintar manajemen air dari abad ke-13 ini mencakup 107 danau, selokan sepanjang 310 km, dan terowongan air sepanjang 31 km. Dengan begitu Sistem Pengairan Oberharz menjadi sistem pembangkit energi zaman pra revolusi industri terbesar di dunia.

Seperti halnya Goslar, kota Quedlinburg yang berjarak 60 km ke arah barat merupakan kawasan penting kekuasaan dinasti Ottonia. Di dekat Schlossberg, Raja Heinrich I membangun Gereja St. Servatius. Bangunannya diresmikan pada tahun 1129. Gereja itu merupakan salah satu karya besar arsitektur gaya Romawi dan sejak 1994 menjadi Warisan Dunia UNESCO. Sama seperti kota tua Quedlinburg, lebih dari 2000 rumah bergaya Fachwerk dari enam abad menjadikan Goslar sebagai kota dengan situs cagar budaya terluas di Jerman. Kafe dan toko-toko kecil bernuansa abad pertengahan memperindah pemandangan kota. Per tahunnya kota ini dikunjungi lebih dari 1 juta wisatawan.

Tujuan terakhir kita adalah kota Eisenach, dengan waktu tempuh tiga jam arah barat daya dari Goslar. Di Eisenach berdiri Puri Wartburg yang menjadi Warisan Dunia UNESCO sejak 1999. Kastil bersejarah ini memiliki hubungan erat dengan Martin Luther. Setelah Luther diekskomunikasi oleh Paus dan dikucilkan oleh kaisar, ia bermukim di Wartburg dan mengganti namanya menjadi Junker Jörg. Dalam waktu hanya sebelas minggu ia menciptakan harta keimanan. Ia menerjemahkan Perjanjian Baru dari bahasa Yunani ke bahasa Jerman. Kamar Luther di Wartburg setelah wafatnya pada tahun 1546 segera menjadi tempat ziarah dan tujuan wisata hingga kini.

Rute 4

Dari Bingen ke Essen

Di bagian paling barat Jerman, di rute keempat kita, ada Warisan Dunia UNESCO pertama di Jerman, yaitu Katedral Aachen. Gereja itu dinyatakan sebagai Warisan Dunia UNESCO pada tahun 1978. Dalam waktu bersamaan kita juga akan mengunjungi Katedral Köln.

Perjalanan kita dimulai di Bingen, kota kecil dengan pemandangan luar biasa, Lembah Obere Mittelrhein. Kawasan lembah sungai sepanjang sekitar 65 km dari Bingen ke Koblenz itu sejak 2002 menjadi Warisan Dunia UNESCO. Lembah Obere Mittelrhein sebaiknya dinikmati dari atas kapal, atau lewat jalur pendakian seperti Rheinburgenweg atau Rheinsteig. Kecantikan alam dan letak puri dan istana yang sangat berdekatan, serta ladang anggur menjadi daya tarik wisata kawasan lembah sungai ini sejak abad ke-18. Sungai Rhein menjadi pelampiasan kerinduan yang romantis. Simbol romantisme Rhein ini bisa ditemukan pada Tebing Loreley Di tebing ini, menurut legenda, duduk putri duyung yang memikat para nahkoda kapal yang melewati Rhein sehingga kapal-kapal itu menabrak karang. Untung saja hanya legenda. Orang bisa menyusuri Rhein melintasi Lembah Obere Mittelrhein dengan naik kapal, memandangi Talschleifen dan sejumlah puri, istana dan desa-desa perkebunan anggur di tepi sungai.

Lembah Obere Mittelrhein berakhir saat Sungai Mosel bertemu dengan Sungai Rhein di Koblenz. Lokasi cantik ini bisa dinikmati dari kereta gantung di Koblenz. Meski kereta gantung Rhein ini tidak termasuk Warisan Dunia UNESCO, jangan lewatkan pemandangan ke arah Benteng Ehrenbreitstein.

Dua istana merupakan tujuan kita berikutnya 100 km ke arah hilir, Istana Augustusburg dan Falkenlust di Brühl. Kedua istana ini adalah contoh era awal bangunan istana rokoko di Jerman dan menjadi Warisan Dunia UNESCO pada tahun 1984. Ide rokoko itu dibawa bangsawan dan Uskup Agung Clemens August tahun 1725 dari Perancis ke Jerman. Arsitek, tukang cat, pelukis dan pematung Perancis, Italia, dan Jerman bekerja sama membangun Istana Augustusburg. Proyek yang sangat Eropa. Setelah Perang Dunia II, Istana Augustusburg cukup lama digunakan presiden Jerman sebagai tempat penyambutan tamu negara.

Tujuan kita berikutnya berjarak hanya selemparan batu dari Brühl, yaitu Katedral Köln. Warisan Dunia sejak 1996. Setiap arsitektur gereja besar di seluruh dunia membandingkan gaya arsitekturnya ke gereja ini, karena Katedral Köln penuh dengan hal-hal yang luar biasa. Pembangunannya memakan waktu 632 tahun, proyek pembangunan terlama di Jerman. Ketika tuntas pada tahun 1880, menaranya yang setinggi 157 menjadi bangunan tertinggi dunia.

Contoh arsitektur bangunan religius megah serupa di Eropa Utara bisa ditemukan di Aachen, satu jam perjalanan arah barat Köln. Katedral Aachen menjadi Warisan Dunia UNESCO yang pertama di Jerman. Kaisar Karel Agung akhir abad ke 8 memimpikan Roma yang baru dan penggabungan gaya arsitektur Byzantium Romawi Timur dan Antik Romawi Barat. Hasilnya adalah gaya arsitektur baru yang menakjubkan. Lebih 30 raja dinobatkan di Katedral Aachen. Hingga kini, kubah berbentuk segi delapan yang megah menjadi bagian terpenting katedral. Jangan lupa untuk juga mengunjungi gudang harta yang letaknya berseberangan.

125 km arah timur laut terdapat Pertambangan Batubara Zollverein di Essen. Bekas pertambangan batubara ini menjadi Warisan Dunia UNESCO pada tahun 2001 dan tujuan terakhir rute kita di sini. “Tambang Terindah di Dunia”, begitulah klaimnya. Tidak salah juga, karena dari 1927 sampai 1932 arsitek Bauhaus Fritz Schupp dan Martin Kremmer yang merancang bangunan itu. Selama 135 tahun di tambang itu batubara dieksploitasi dan diolah. Nama Zollverein diambil dari perjanjian zona pasar bebas antara 14 negara di Jerman pada tahun 1834. Penambangan batubara terbukti memberikan kesejahteraan jangka panjang bagi Zollverein dan seluruh kawasan Ruhr. Bekas pabrik pengolahan batubara Zollverein saat ini menjadi monumen industri masa tersebut serta digunakan sebagai tempat acara budaya dan seni.

Rute 5

Dari Kassel ke Bad Muskau

Pusat perhatian di rute kelima ini adalah taman dan taman raya yang sangat unik karena didesain oleh seniman dan arsitek pertamanan. Di rute hijau dari tengah hingga perbatasan timur Jerman ini, kita juga menjelajah bangunan rumah khas Weimar milik Goethe dan Schiller serta Weimar modern karya arsitek Bauhaus,

Kita mulai perjalanan dari Kassel di taman istana Wilhelmshöhe. Sepanjang abad ke 18 para pangeran dan bangsawan dari Kassel terus berusaha mewujudkan pembangunan salah satu taman buatan terbesar se Eropa.Mereka membangun taman air yang terkenal hingga kini, serta taman bergaya Inggris dengan istana bergaya klasiknya. Di titik tertinggi taman berdiri monumen Hercules. Patung dibangun meniru gaya Antik dan kini jadi lambang kota Kassel.

Gaya Antik juga mempengaruhi dua tokoh kenamaan di Weimar, singgahan kedua kita. Kota di Thüringen ini jadi terkenal karena dua penyair terpenting Jerman, Friedrich Schiller dan Johann Wolfgang von Goethe. Sekitar tahun 1800 di Weimar mereka menulis karya sastra yang mendunia. Goethe, antara lain menulis “Faust” dan Schiller “Maria Stuart”. Kedua penyair itu menjunjung tinggi zaman klasik, bagian dari zaman antik Yunani-Romawi. Mereka menilai zaman antik mencerminkan kesempurnaan, kebenaran moral, kebaikan dan keindahan. Nilai-nilai ini ingin mereka ajarkan melalui karyanya.

Tempat Goethe dan Schiller berkarya ini, pada 1998 ditetapkan sebagai Warisan Dunia oleh UNESCO dan diberi julukan “Weimar Klasik”. Di antaranya termasuk Perpustakaan Herzogin Anna Amalia, istana dan taman di sekitar Sungai Ilm. Pohon-pohon tua serta areal luas berumput hijau berada di sepanjang jalan taman ini dan mengarah ke Rumah Romawi. Di seberangnya terletak rumah peristirahatan Goethe, tempat dulu penyair itu tinggal cukup lama bersama kekasihnya, Christiane Vulpius.

Tidak jauh dari taman terdapat situs bangunan bergaya arsitektur Bauhaus. Pada tahun 1996 rumah-rumah itu dijadikan sebagai Warisan Dunia dari Weimar. Tahun 1919 arsitek Walter Gropius mendirikan Universitas Bauhaus untuk arsitektur dan desain. Gedung utama universitas, sekolah tinggi kesenian serta bangunan “Rumah di Ujung Tanduk” atau “Haus am Horn“ menampilkan awal arsitektur modern, yang kini dikenal dunia dengan istilah “Bauhaus”.

Hanya dua jam dari Weimar ada Taman Raya Dessau-Wörlitz. Taman bergaya zaman klasik awal ini sejak tahun 2000 menjadi situs Warisan Dunia. Sangatlah nyaman berjalan di sini dengan melewati tujuh taman kecil dan enam istana yang indah, atau naik gondola di Sungai Wörlitz. Arsitek taman Friedrich Wilhelm Erdmannsdorff mendesain taman besar ini untuk Pangeran Franz von Anhalt-Dessau. Di mana-mana banyak pemandangan cantik. Ada candi kecil untuk dewi romawi Venus. Sejarah bangunan jembatan juga dapat dilihat di sini, karena ada berbagai jenis bangunan jembatan, mulai yang terbuat dari batang pohon hingga besi. Puncak perjalanan ini adalah Istana Wörlitz dari tahun 1769. Istana ini merupakan satu dari periode klasik awal di luar Inggris. Perlu disebutkan bahwa taman ini sejak dulu sudah dapat dikunjungi semua orang! Dengan cara itu sang pangeran hendak membentuk apresiasi rakyatnya. Sekarang orang bahkan bisa menginap di beberapa gedung taman. Goethe pun pernah mengatakan tentang Taman Raya Dessau-Wörlitz, “Taman ini sekarang luar biasa cantik.”

Keindahan istana dan taman raya di Potsdam dan Berlin juga dikenal di seluruh dunia. Di Potsdam terdapat Istana dan Taman Sanssouci. Arti dari Sanssouci adalah “tanpa kekhawatiran”. Sebuah tempat peristirahatan seperti yang diinginkan Raja Prusia Friedrich II. Sekitar tahun 1745 Istana Sanssouci didirikan atas perintah Friedrich Agung sebagai tempat tinggal di musim panas. Sanssouci merupakan bagian tertua dari istana dan taman raya di Potsdam dan Berlin. Tahun 1990, 1992, 1999 dan hingga kini luas tanah Sanssouci mencapai 500 hektar. Tempat lain yang juga dijadikan sebagai Situs Warisan Dunia adalah Das Neue Palais, Istana dan Taman Raya Babelsberg, Gereja Sacrower Heilandskirche, Istana Glienicke serta Pulau Merak. Sejumlah arsitek taman meninggalkan jejaknya di situs Warisan Dunia ini termasuk yang paling terkenal, Peter Josef Lenné. Ialah yang sejak 1818 mempengaruhi kekhasan taman raya Prusia selama setengah abad!

Tahun 1815 Pangeran Pückler-Muskau membuat Taman Muskau di Bad Muskau, yang berjarak dua jam di tenggara Potsdam. Ia membuat taman bergaya Inggris terbesar di Eropa Tengah! Pangeran Pückler berorientasi pada pandangan orang-orang zaman antik, yakni sebuah taman merupakan firdaus pribadi. Bagi Pangeran Pückler, taman harus dibuat sealami mungkin. Jika berjalan-jalan di taman ini, di mana-mana terlihat pohon lokal dan bunga berwarna-warni indah. Sebuah pemandangan yang membuat para pengunjung yang naik sepeda, berjalan kaki ataupun mendayung perahu, lupa bahwa mereka sedang berada di sebuah taman buatan. Sejak 2004 Taman Muskau mendapat gelar Warisan Dunia. Taman ini merupakan satu dari situs Warisan Dunia yang melintasi perbatasan negara karena sepertiga taman ini terletak di Jerman dan dua pertiganya di Polandia.

Rute 6

Dari Bad Homburg ke Regensburg

Rute keenam akan menyusuri bagian selatan Jerman mengunjungi situs warisan dunia berdimensi unik: Kita akan mengunjungi bangunan Romawi terpanjang di Bad Homburg, berwisata ke situs penggalian fosil di Messel. Kemudian kita akan mengunjungi Regensburg, kota Jerman peninggalan abad pertengahan yang masih terpelihara dengan baik.

Perjalanan kita mulai dari Bad Homburg di negara bagian Hessen. Sekitar 1.900 tahun yang lalu bangsa Romawi menetap di sini di masa mereka mendirikan bangunan terpanjang dalam sejarah mereka antara Koblenz dan Regensburg: tembok perbatasan Obergermania-Raetie. Tembok perbatasan antik sepanjang 550 kilometer dan menara pengawasnya itu merupakan maha karya teknik insinyur dan sejak 2005 dijadikan warisan dunia. Dengan tembok perbatasan ini kekaisaran Romawi yang saat itu sudah berkembang maju ingin memisahkan diri dari suku Germania yang masih “biadab“. Pada penggalian arkeologi di abad ke-19 ditemukan sejumlah sisa tembok tersebut. Kini kita dapat mengunjungi salah satu pangkalan militer Romawi sepanjang tembok itu – bernama Saalburg – dekat Bad Homburg. Keistimewaannya: Saalburg dengan desa dan tempat permandiannya merupakan satu-satunya benteng perbatasan Romawi di dunia yang direkonstruksi!

Bagaimana keadaan dunia di zaman purba bisa dilihat di Messel. Ceruk Messel merupakan sisa sebuah danau gunung berapi yang berusia 47 juta tahun. Dulu ceruk Messel dikelilingi hutan tropis, kini merupakan situs temuan fosil binatang dan tanaman dari zaman purba eocene. Sekitar 30.000 fosil telah ditemukan di sana. Termasuk tulang belulang dari 40 spesies mamalia yang berbeda-beda. Nyaris tidak ada situs fosil lain di dunia yang lebih melimpah dibanding Messel. Dengan temuan sensasional berupa fosil kelalawar, kuda kerdil purba dan buaya dari zaman pra sejarah pada 1995 ceruk Messel menjadi warisan alam dunia Jerman yang pertama dalam daftar warisan dunia UNESCO.

Satu setengah jam perjalanan ke arah timur terdapat istana dan taman di Würzburg. Dari 1720 sampai 1744 istana ini didirikan sebagai kantor keuskupan kerajaan Würzburg. Arsitek muda penangungg jawab pembangunan istana Balthasar Neumann, mengendalikan penyelesaikan proyek bangunan ambisius itu. Bersama arsitek, pemahat, pembuat ornamen dan pelukis internasional terbaik di zaman itu Neumann membangun sebuah istana Barok yang luar biasa megah. Karya besar pelukis fresco dari Venezia Giovanni Battista Tiepolo adalah lukisan langit-langit di atas tangga besar istana dan lukisan dinding di ruangan kaisar. Proyek bangunan dan seluruh karya seni di istana dan taman istana Würzburg pada 1981 dijadikan warisan dunia.

Singgahan berikutnya yang terletak 100 kilometer lebih ke timur adalah Bamberg. Kaisar Romawi Herinrich II. tahun 1007 menjadikan kota ini sebagai pusat pemerintahannya. Bamberg hendak dijadikan kota sebesar dan sepenting Roma. Hasilnya adalah sebuah kota model awal abad pertengahan unik yang tidak mengikuti gambaran kota Roma akan tetapi mengikuti rancangan tata kota sendiri. Di titik-titik yang seakan-akan membentuk salib Kristen terdapat empat gereja biara kota tua dan di titik pusatnya berdiri katedral. Di dalam katedral terdapat lambang kota yang terkenal: penunggang kuda dari Bamberg. Patung penunggang kuda dari batu itu dibuat abad ke-13 demi menghormati Kaisar Herinrich II dan istrinya Kunigunde yang dimakamkan di dalam katedral. 1993 kota tua dinobatkan sebagai warisan dunia. Termasuk balai kota yang dikelilingi sungai Regnitz dan Alte Hofhaltung bekas rumah kediaman para uskup.

70 kilometer dari Bamberg sejak 30 Juni 2012 terdapat warisan dunia termuda di Jerman: gedung opera Markgraf di Bayreuth. Bangunan ini diselesaikan hanya dalam empat tahun dan diresmikan 1750. Kini gedung opera Markgraf merupakan satu diantara beberapa bangunan teater Eropa abad ke-18 yang masih eksis. Dekorasi interiornya tidak ada duanya: di sini dapat ditemukan dekorasi megah ornamen langit-langit, gambar dekor panggung berseni tinggi dan balkon tempat penonton yang diukir dalam gaya barok.

Warisan dunia berikutnya yang dinobatkan 2006 adalah tujuan terakhir rute kita yang terletak sekitar dua jam perjalanan lanjut ke arah tenggara: kota tua Regensburg dan Stadtamhof. Kota tua dihubungkan dengan bagian kota Stadtamhof lewat jembatan Steinerne Brücke. Dalam rangkaian ini terdapat sedikitnya 1.000 monumen dari abad pertengahan. Termasuk katedral Regensburg St. Peter yang dibangun dengan gaya katedral Perancis. Juga dapat dilihat rumah tinggal dan rumah dagang megah milik kalangan atas warga kota masa lalu yang dinamakan Geschlechtertürme. Kota Regensburg yang didirikan 1.800 tahun lalu merupakan kota abad pertengahan terbesar yang terpelihara paling baik di Jerman.

Rute 7

Dari Trier ke Maulbronn

Di rute ketujuh ini kita akan menemukan sebuah kawasan kecil yang sangat padat situs warisan dunia dan berasal dari zaman yang berbeda-beda. Di daerah paling barat daya Jerman kita akan menemukan warisan Romawi kuno, biarawan abad pertengahan dan buruh pabrik baja di zaman industri modern.

Kita mulai perjalanan dari salah satu kota tertua Jerman Trier. Kaisar Romawi Augustus sekitar tahun 16 sebelum Masehi meletakkan batu pertama pembangunan kota di kawasan sungai Mosel ini dan abad ke-4 bahkan menjadi ibukota kekaisaran Romawi Barat. Monumen-monumen di Trier seperti permandian kekaisaran, teater terbuka „Amphiteater“ atau gerbang hitam yang terkenal „Porta Nigra“ membawa kita menilik lebih jauh sejarah Romawi di Jerman. Baik bangunan Romawi maupun katedral yang berasal dari akhir abad antik yang berdampingan langsung dengan gereja Liebfrauen sejak 1986 termasuk warisan dunia. Katedralnya sudah ada sejak 1.700 tahun lalu dan merupakan gereja tertua Jerman. Yang juga menarik, semua gaya dan elemen sejarah kesenian Eropa terdapat pada katedral ini.

Tujuan perjalanan kita berikutnya adalah monumen sejarah industri Jerman yang terletak di lebih ke selatan, bekas pabrik baja Völklingen. Cerobong asap dan oven yang menjulang tinggi, tanur, rel kereta gantung dan instalasi pembangkit gas, seperti dinosaurus yang berkarat. Seabad yang lalu ribuan buruh pabrik bercucuran keringat bekerja di dekat oven. Kini para pengunjung dapat melihat konser, pameran seni dan teknik di situs industri yang dibangun tahun 1873. Pada 1994 pabrik Völklinger Hütte menjadi monumen industri modern pertama Jerman yang dinobatkan sebagai warisan dunia. Kelengkapan instalasi teknik pabrik baja Völklingen adalah yang paling unik di seluruh Eropa barat.

Berjarak 160 kilometer ke arah barat kita akan tiba di Biara Lorsch. Dibangun di abad ke-8, biara kecil ini pada abad ke-9 menjadi biara yang memiliki hak istimewa. Berbagai penguasa mengunjungi biara ini dan sejumlah raja Jerman dari abad pertengahan bahkan dimakamkan di sini. Sebuah gerbang aula yang hiasannya sangat mencolok bergaya pra Romanik disebut Balai Raja, merupakan bangunan satu-satunya yang selamat dari kebakaran hebat pada tahun 1090. Gerbang aula ini diperkirakan berasal dari abad ke-9 dan merupakan sebuah monumen langka dari masa kekuasaan dinasti Karolingia. Sejak 1991 bersama peninggalan Biara Lorsch lainnya dijadikan sebagai warisan dunia.

Katedral menakjubkan di Speyer terletak sedikit lebih jauh ke selatan. Katedral kaisar ini adalah gereja terbesar Eropa zaman Romawi, dibangun ketika penguasa Salier dari Pfalz menjadi kaisar Jerman mulai dari tahun 1027. Mulai abad ke-17 berbagai peperangan menghancurkan katedral itu, namun selalu dibangun kembali. Keberadaan katedral ini menunjukkan sejarah 200 tahun upaya pemeliharaan monumen di Jerman. Katedral Speyer pada 1981 dinobatkan sebagai warisan dunia Jerman yang kedua.

Singgahan terakhir kita dalam rute ini adalah Biara Maulbronn. Bekas biara ordo Sistersian ini menjadi Warisan Dunia sejak 1993. Banyak rekonstruksi biara lain di Eropa berorientasi pada Biara Maulbronn, karena merupakan biara abad pertengahan paling utuh di kawasan utara Pegunungan Alpina. Di sini kita dapat menemukan serangkaian gaya bangunan, mulai dari gereja biara yang polos bergaya Romanik akhir hingga ruang makan yang megah dengan hiasan ukiran bergaya Gotik awal.

 

(end)

Facebook Comments

LEAVE A REPLY