‘Make Love, Not War:’ 60 Tahun Simbol Perdamaian

‘Make Love, Not War:’ 60 Tahun Simbol Perdamaian

40
0
SHARE
loading...
5 (100%) 1 vote

selebuzz.co.id – Simbol ini tadinya dibuat seniman grafis Inggris, Gerald Holtom untuk digunakan gerakan protes anti nuklir. Namun kemudian menjadi simbol global untuk perdamaian dan gerakan anti kekerasan.

Demonstrators leaving Maidenhead on their march from London to Aldermaston Atomic Weapons Research Establishment in Berkshire, 6th April 1958 (Getty Images/Keystone/Hulton Archive)

Pawai paskah anti nuklir yang pertama

Gerald Holtom menciptakan logo ini awal tahun 1958 untuk demonstrasi anti nuklir selama perayaan Paskah. Idenya dari sinyal bahasa bendera (semafor) untuk tanda “N” dan “D” di bidang pelayaran. Yang dimaksud adalah motto gerakan anti nuklir “Nuclear Disarmament” (Pelucutan Nuklir). Ketika itu, sekitar 10.000 pemrotes berangkat dari London dan berpawai ke fasilitas senjata nuklir di Aldermasto.

Martin Luther King giving a speech in 1964 (picture-alliance/dpa/UPI)

Tersebar di Amerika Serikat

Simbol itu dengan cepat tersebar di Amerika Serikat. Dr. Martin Luther King mempromosikan simbol perdamaian itu kepada wartawan tahun 1964 dan membuatnya jadi populer. Simbol ini kini tidak hanya mempromosikan pelucutan senjata nuklir, melainkan juga keadilan sosial dan kesetaraan.

A pace sign held above a large anti-Vietnam War demonstration in San Francisco in 1969 (Imago/UIG)

Memrotes Perang Vietnam

Karya Gerald Holtom itu kemudian jadi logo utama gerakan perdamaian tahun 1960an. ketika jutaan orang di seluruh dunia memrotes intervensi militer AS di Vietnam dan di seluruh Asia Tenggara. Foto di atas menunjukkan simbol perdamaian berada di atas para peserta demonstrasi besar di Stadion Kezar di San Francisco.

US artillerymen relax under a crudely made peace flag at the Laotian border, 1971 (picture-alliance/AP Images)

Tentara untuk perdamaian

Tidak hanya kaum hippies dan aktivis anti perang yang menggunakan simbol perdamaian. Tentara Amerika yang ada di Vietnam juga melukis simbol itu pada helm atau bendera mereka untuk menunjukkan penolakan mereka terhadap perang. Gambar di atas menunjukkan serdadu AS di dekat perbatasan Vietnam-Laos.

Yoko Ono standing in front of the John Lennon Wall in Prague, Czechia (Getty Images/S. Gallup)

“Make Love, Not War!”

Anggota The Beatles John Lennon dan istrinya Yoko Ono mengambil sikap menentang Perang Vietnam dengan slogan mereka di atas yang sekarang jadi terkenal. Pasangan ini jadi pelopor gerakan perdamaian akhir 1960-an dengan aksi protes “bed-in”. Tahun 1971, John Lennon merilis lagu “Imagine”, yang menjadi semacam theme song gerakan perdamaian.

Jimi Hendrix at the Woodstock Festival in 1969 (picture-alliance/MediaPunch/P. Tarnoff)

Konser legendaris di Woodstock 1969

“Love instead of war” adalah motto konser musik legendaris Woodstock Festival tahun 1969. Sekitar 500 ribu orang datang ke Catskill Mountains di selatan negara bagian New. Banyak pengunjung menggunakan simbol perdamaian di t-shirt dan spanduk-spanduk mereka, sambil mendengar Jimi Hendrix (foto), Janis Joplin, The Who dan banyak musisi lainnya yang mengusung pesan anti perang.

Activists stand in front of a fishing boat with the peace sign and the words Greenpeace written on it (picture-alliance/dpa)

Greenpeace

Sekelompok aktivis lingkungan Kanada 1971 berlayar di lepas pantai Alaska dengan sebuah kapal bernama “Greenpeace” untuk mencegah ujicoba bom atom di Pulau Amchitka, sebelah selatan Alaska. Kapal itu memakai tanda simbol perdamaian. reenpeace kemudian berkembang menjadi organisasi lingkungan yang aktif di seluruh dunia.

A peace sign with the Eiffel Tower during a memorial event for victims of the Paris terror attacks on November 14, 2015 in Hong Kong (Getty Images/X. Olleros)

Simbol melawan teror

Selain menjadi simbol anti perang, logo ini sekarang juga menjadi simbol melawan teror, setelah gelombang serangan teror para jihadis melanda dunia. Setelah serangan di Paris bulan November 2015, seniman grafis Prancis Jean Jullien merancang logo yang menggunakan lambang Menara Eiffel di tengahnya. Gambar itu menyebar dengan cepat di jejaring sosial melalui hashtag #PeaceForParis.

The peace sign in a cornfield in Germany (picture-alliance/dpa/J. Stratenschulte)

Kembali ke gerakan hijau

Pada KTT G20 yang diadakan di Bonn, Jerman, tahun 2017, seorang petani di Meinersen di Niedersachsen membuat tanda perdamaian ini di ladang jagungnya, hampir 60 tahun setelah Gerald Holtom menciptakannya. Gerald Holtom memang tidak pernah mendaftarkan hak cipta untuk karyanya, jadi siapapun bisa memanfaatkan simbol ini.

(end)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Facebook Comments

LEAVE A REPLY